10 Wanita Cantik Pemain Sepak Bola Piala Dunia 2015

Piala Dunia Wanita FIFA tahun 2015. Berikut ini adalah berbagai foto-foto pemain sepak bola wanita dari berbagai negara. Tidak hanya pintar bermain sepak bola. Wanita-wanita ini juga cantik-cantik. Mari kita lihat…

1. LAUREN SESSELMANN (Kanada)

Lauren Marie Sesselmann (lahir 14 Agustus 1983).

2. KAYLYN KYLE (Kanada)

Kaylyn McKenzie Kyle (lahir 6 Oktober, 1988) adalah seorang pemain sepak bola Kanada yang bermain sebagai gelandang untuk Orlando Pride di National Women’s Soccer League. Dia juga anggota Canada women’s national soccer dan juga sebagai Right To Play ambassador.

3. NATALIE VINTI (Meksiko)

Natalie Raquel Vinti Nuno (lahir 2 Januari 1988) adalah pemain sepak bola Meksiko-Amerika dari San Diego, California. Dia adalah pembela tim sepak bola wanita untuk Universitas di San Diego dan tim nasional sepak bola wanita Meksiko. Dia saat ini memimpin karir yang sukses sebagai Layanan Profesional Recruiter di Aerotek.

4. LAURE BOULLEAU (Perancis)

Laure Pascale Claire Boulleau (lahir 22 Oktober 1986) adalah pemain sepak bola Perancis yang saat ini bermain untuk klub Prancis Paris Saint-Germain dari Divisi 1 Féminine. Boulleau terutama bermain sebagai bek dan merupakan anggota dari tim nasional sepak bola wanita Prancis.

5. SELINA WAGNER (Jerman)

Selina Wagner (lahir 6 Oktober 1990) adalah pemain sepak bola Jerman. Dia bermain sebagai gelandang untuk SC Freiburg di Bundesliga.

6. CORINE FRANCO (Perancis)


Corine Franco Cécile (lahir 5 Oktober 1983, di La Rochelle) adalah pemain sepak bola Perancis yang saat ini bermain untuk klub Prancis Olympique Lyonnais dari Divisi 1 Féminine.

7. ANOUK HOOGENDIJK (Belanda)

Anouk Anna Hoogendijk (lahir 6 Mei 1985) adalah pemain sepak bola Belanda untuk tim nasional Belanda sebagai gelandang atau bek, saat ini bermain untuk Ajax. Dia bermain untuk Bristol Academy Women dalam kampanye perdana FA WSL 2011.

8. LOUISA NECIBA (Perancis)


Louisa Necib (lahir 23 Januari 1987) adalah pemain sepak bola internasional perempuan Perancis.

9. ALEX MORGAN (Amerika)


Alexandra “Alex” Morgan Carrasco (lahir 2 Juli 1989), adalah seorang pemain sepak bola Amerika, peraih medali emas Olimpiade, dan juara Piala Dunia Wanita FIFA.

10. NAYELI RANGEL (Meksiko)


Lydia Nayeli Rangel Hernandez (lahir 28 Februari 1992) adalah pemain tengah, yang saat ini bermain untuk tim nasional sepak bola wanita Meksiko.

10 Pemain Sepakbola Brasil Paling Hebat Sepanjang Masa

Brasil dikenal sebagai salah satu negara sepakbola yang tak pernah berhenti menghasilkan pemain-pemain besar. Dalam setiap generasi, selalu ada pemain Brasil yang mampu mengundang decak kagum dunia dengan kehebatannya.

Saat ini Brasil memiliki barisan pemain muda yang siap menggebrak. Meski generasi Brasil saat ini belum membuktikan kemampuan mereka dengan trofi, namun banyak yang yakin Neymar dan kawan-kawan akan bisa membawa Brasil menguasai dunia dalam beberapa waktu ke depan.

Di antara semua permata sepakbola yang dihasilkan Brasil, ada beberapa yang bersinar lebih cerah dibanding yang lain. Berikut adalah 10 Pemain Sepakbola Brasil Paling Hebat Sepanjang Masa.

10. Cafu

Dikenal sebagai bek sayap yang punya stamina tangguh. Cafu nyaris tak pernah berhenti berlari. Tim-tim yang dibela Cafu seperti bermain dengan pemain tambahan di sisi tambahan.

Ia merupakan salah satu pemain sepakbola brasil paling hebat yang telah memenangkan segalanya di klub dan timnas. malah, Cafu merupakan kapten Brasil ketika memenangkan Piala Dunia 2002.Cafu juga merupakan bagian dari timnas Brasil yang menjadi juara Piala Dunia pada 1994.

9. Socrates

Ia adalah salah satu pemain sepakbola brasil paling hebat yang tak pernah memenangkan trofi besar. Namun tak pernah diragukan bahwa Socrates adalah salah satu gelandang terbaik yang pernah dimiliki Brasil.

Socrates menjadi bagian Brasil pada era 80-an yang dikenal memiliki gaya bermain indah ala Jogo Bonito. Di era itu, Socrates dikenal sebagai gelandang yang punya visi gemilang, terutama dalam memberikan umpan terobosan.

Di luar lapangan, Socrates juga tak kalah brilian. Meski merupakan perokok aktif semasa menjadi pemain, Socrates akhirnya bisa menjadi dokter.

8. Rivaldo

Rivaldo adalah gelandang serang yang punya visi dan kemampuan mencetak gol yang bagus. Identik dengan nomor punggung 11, Rivaldo mampu menjadi penyuplai bola dan finisher saat dibutuhkan.

Ia menjadi salah satu pemain sepakbola brasil paling hebat dan paling bersinar pada Piala Dunia 2002. Setelah sempat dikritik habis-habisan karena melakukan diving saat melawan Turki, Rivaldo menjadi sosok kunci ketika Brasil menaklukkan Belgia, Inggris dan Jerman.

Penampilannya begitu bagus dalam turnamen itu sehingga pelatih Luis Felipe Scolari menyebutnya sebagai pemain terbaik turnamen. Mungkin yang paling patut dikagumi dari Rivaldo adalah keinginan kerasnya untuk selalu bermain.

7. Roberto Carlos

Banyak yang percaya Roberto Carlos sebagai bek kiri terbaik dunia. Tandemnya dengan Cafu di timnas Brasil membuat sisi sayap Samba menjadi hidup, sekaligus membuat lawan kepayahan mengejar bayangan dua pemain ini.

Carlos menjadi salah satu pemain sepakbola brasil paling hebat dan tak tergantikan di timnas Brasil dan Real Madrid selama bertahun-tahun. Ia menjadi salah satu bagian dari Los Galacticos Madrid yang menjadi juara Liga Champions pada 2002.

Carlos juga dikenal memiliki tendangan cannon ball yang dahsyat. Golnya yang paling diingat mungkin adalah tendangan bebas ke gawang Prancis dalam Tournoi de France, setahun sebelum Piala Dunia 1998 digelar.

6. Romario

Menjadi salah satu kunci dalam kesuksesan Brasil meraih gelar juara Piala Dunia 1994 Amerika Serikat. Romario juga dikenal sebagai predator tajam.

Di Brasil, banyak yang percaya bahwa Romario telah menjadi salah satu pemain sepakbola brasil paling hebat yang bisa mencetak gol dengan jumlah melewati angka mistis 1000. tentu saja angka ini juga masih diperdebatkan secara luas.

Benar atau tidak rekor itu, Romario sudah membuktikan kemampuannya dalam menaklukkan kiper lawan. Salah satu buktinya adalah pengakuan dunia yang memilihnya menjadi Pemain Terbaik Dunia tahun 1994.

5. Zico

Sering disebut sebagai Pele Putih. Zico mungkin adalah salah satu pemain sepakbola brasil paling hebat yang tak pernah memenangkan Piala Dunia.

Zico menjadi bagian dari timnas Brasil era 80-an yang bermain elegan. Sayangnya, era itu bukanlah masa keemasan Brasil dalam hal pengumpulan trofi.

Bermain sebagai playmaker, kemampuan terbaik Zico adalah dalam hal akurasi umpan. Passing pendek dan panjang Zico nyaris selalu tepat sasaran, dan kemampuan itu semakin menakutkan saat digabungkan dengan visi bermainnya yang cemerlang.Zico juga dikenal sebagai spesialis eksekutor tendangan bebas.

4. Ronaldinho

Di balik senyum yang selalu terkembang dari wajah Ronaldinho, ada jiwa pembunuh yang yang mengintai lawan. Ronaldinho mungkin terkesan sebagai sosok yang kikuk di atas lapangan, tetapi jangan pernah pertanyakan kemampuannya mengobrak-abrik pertahanan lawan.

Pemain Atletico Mineiro ini punya kemampuan istimewa dalam mengolah bola. Ia akan selalu dikenal sebagai pemain yang doyan mempermalukan lawan dengan trik-trik menawan yang diciptakannya sendiri.

Dua kali terpilih sebagai pemenang Ballon d’Or, Ronaldinho juga merupakan  salah satu pemain sepakbola brasil paling hebat yang ikut pemenang Piala Dunia 2002. Ia adalah salah satu pemain yang telah memenangkan segalanya, baik dalam level klub maupun timnas.

3. Garrincha

Winger lincah yang sering disebut tak terlalu tertarik pada sepakbola. Garrincha terkenal karena memiliki skill olah bola super meski terlahir dengan berbagai kekurangan fisik.

Garrincha menjadi pemain sepakbola brasil paling hebat yang memberi kemenangan Brasil di Piala Dunia 1958 dan 1962. Lucunya, Garrincha sempat tak sadar bahwa timnya telah memenangkan Piala Dunia 1958 karena berpikir bahwa turnamen itu semacam liga di mana setiap tim akan bertemu dua kali.

Dengan dua kaki bengkok serta kaki kiri yang lebih pendek enam cm dari kaki kanan, kemampuan Garrincha dalam menguasai bola justru semakin hebat. Ia bisa melakukan apa saja dari sisi lapangan; melewati pemain lawan, mengirim umpan silang dan mencetak gol.

2. Ronaldo

Sering terlupakan karena memiliki nama yang sama dengan bintang Portugal yang tengah bersinar, Cristiano Ronaldo. Dianggap sebagai salah satu  pemain sepakbola brasil paling hebat sepanjang masa dengan skill menyerang paling komplet, Ronaldo Luis Nazario de Lima punya rekor gol yang memukau.

Memang benar bahwa karier Ronaldo sering diganggu cedera dan kelebihan berat badan, namun Ronaldo adalah tipe penyerang alami yang punya insting membunuh tinggi. Salah satu buktinya adalah rekor 15 gol yang dicetaknya di Piala Dunia.

Ronaldo menjadi salah satu trisula maut bersama Rivaldo dan Ronaldinho di pucuk penyerangan timnas Brasil. Begitu pentingnya peran Ronaldo sehingga banyak yang menganggap Brasil kalah dalam final Piala Dunia 1998 karena absennya sang bintang.

Ralat: Ronaldo bukan absen pada final Piala Dunia 1998, tetapi rumornya mengalami kejang akibat masalah perut pada malam sebelum pertandingan.
1. Pele

Banyak dianggap sebagai pemain sepakbola brasil paling hebat sepanjang masa. Penggemar pemain-pemain hebat modern seperti Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo mungkin akan mempermasalahkan titel terbaik sepanjang masa yang disandang Pele.

Pele mulai bermain bagi Santos pada usia 15 tahun, masuk timnas Brasil pada usia 16 tahun dan bermain di Piala Dunia pada usia 17 tahun. Pele juga menjadi satu-satunya pemain yang memenangkan tiga gelar Piala Dunia.

Pele mengklaim telah mencetak 1281 gol dalam 1363 pertandingan. Angka ini juga masih banyak diperdebatkan namun nyaris tak pernah ada orang yang meragukan kehebatan Pele di depan gawang lawan.

10 Pemain Terbaik Sepakbola Italia Sepanjang Masa

Liga Italia adalah salah satu liga sepakbola paling bergengsi di dunia. Persaingan yang ketat antar tim dalam liga domestik maupun Liga Champion, membuat para pemain asli Italia makin terasah dan membuat liga sepakbola mereka makin harum namanya.

Dari sekian banyak pemain bagus dari negeri pizza tersebut, berikut adalah 10 Pemain Terbaik Sepakbola Italia Sepanjang Masa sepanjang masa oleh publik sepakbola dunia.

1.Gianluigi Buffongigi-buffon-juventus-torino-serie-a_1bz2ogsno6mz31q3h62wqn6qix

gigi-buffon-juventus-torino-serie-a_1bz2ogsno6mz31q3h62wqn6qix

Siapa bisa meragukan jasa seorang Gianluigi Buffon untuk prestasi internasional yang diciptakan timnas Italia? Disebut sebagai salah satu kiper terbaik dunia di era modern, Buffon adalah salah satu katalis untuk kemenangan timnas Italia pada Piala Dunia tahun 2006 lalu.

Karirnya di Juventus juga masih stabil. Meski sudah berusia 36 tahun, refleks dan kelihaian Buffon untuk membaca pergerakan lawan masih sangat tajam. Tak heran jika dia dianggap pantas masuk daftar pesepakbola Italia terbaik sepanjang sejarah.

2.Francesco Totti

Loyalitas Francesco Totti pada klub AS Roma tidak akan pernah dilupakan publik sepakbola Italia. Selain berhasil beberapa kali membawa AS Roma meraih gelar scudetto, Totti juga berjasa besar untuk prestasi timnas Italia di ajang internasional.

Di usianya yang 37 tahun sekarang, mungkin popularitas memang sudah tak lagi menjadi makanan utamanya sehari-hari. Namun performa terbaik sebagai kapten AS Roma tetap diberikannya terlepas dari ada tidaknya sorotan media. Pesepakbola yang juga pernah didapuk memimpin timnas ini memiliki kemampuan yang mumpuni untuk menjadi striker tunggal.

3.Franco Baresi

Abad 21 boleh jadi bukan masa kejayaan seorang Franco Baresi. Namun, prestasi pada masa sebelum itu, telah membuat timnas Italia berdiri kokoh di mata internasional.

Karirnya di liga domestik pun juga bisa dibilang awet. Menjadi trio penggempur lawan dengan Mauro Tassotti dan Paolo Maldini di AC Milan, Baresi sering disebut sebagai pemain belakang paling kuat yang pernah dimiliki timnas Italia. Loyalitasnya begitu besar terhadap skuad Rossoneri.Saking hebatnya seorang Franco Baresi, dia masuk dalam grup Invicibili di Italia.

4.Andrea Pirlo

Andrea Pirlo bukanlah nama yang asing di jajaran playmaker sepakbola paling top dari seluruh dunia. Dikenal juga dengan julukan “The Architect”, Pirlo jago merancang serangan dari lini tengah tim, dan memiliki leadership yang sangat terpuji.

Tak ada satu pun pemain di AC Milan yang tidak menaruh respek pada seorang Andrea Pirlo. Meski kini dia bermain di Juventus, masa-masa kejayaannya ketika bergabung dengan AC Milan tak mudah dilupakan orang.

Perannya yang juga begitu besar bagi timnas Italia membawa Pirlo mencicipi manisnya satu kali kemenangan Piala Dunia.

5.Paolo Maldini

Paolo Maldini adalah sejarah besar bagi AC Milan. Kemampuannya untuk menyerang sekaligus bertahan membuatnya menjadi pilihan tepat untuk memegang posisi sebagai gelandang kiri.

Selama lebih dari 2 dekade, Maldini mengerahkan semua kemampuannya demi kejayaan AC Milan. Tak kurang dari 900 pertandingan pernah dia jalani bersama Rossoneri.

Dalam sejarah timnas sendiri, Maldini juga memberikan sumbangsih yang besar. Meski akhirnya dia harus banyak bermain bertahan di masa-masa akhir karirnya, karena kecepatannya dalam berlari sudah berkurang drastis, nama Maldini tetap terukir sebagai salah satu pemain besar dalam sejarah Italia.

6.Dino Zoff

Dino Zoff menduduki peringkat utama dalam daftar kiper terbaik Piala Dunia versi The Richest. Jadi rasanya tak mengherankan jika dia pun akhirnya masuk dalam daftar 10 pesepakbola Italia terbaik sepanjang sejarah.

Karena kelihaiannya dalam membaca arah bola dan refleksnya yang begitu sempurna, tak jarang para fans menamainya dengan sebutan ‘Si Gurita’. Di usianya yang menginjak 40 tahun pada tahun 1982, Dino secara membanggakan didapuk menjadi kapten timnas Italia pada Piala Dunia 1982.

7.Alessandro del Piero

Alessandro del Piero adalah mantan pesepakbola Juventus. Prestasi del Piero tak bisa dianggap remeh. Saat ini, dia masih memegang rekor top skorer Liga Italia sepanjang sejarah.

Karirnya di Juventus dulu juga begitu gemilang, di kala masih berduet dengan Pavel Nedved dan David Trezeguet. Performanya bersama timnas juga begitu bagus, termasuk membantu Italia mereguk kemenangan manis Piala Dunia tahun 2006.

8.Paolo Rossi

Paolo Rossi mungkin banyak dibilang tidak memiliki teknik yang canggih seperti para pesepakbola top lainnya. Namun, raihan 6 gol dalam ajang Piala Dunia 1982 yang ditorehkannya membuat mata dunia tertuju padanya.

Selain meraih Piala Sepatu Emas pada tahun tersebut, Rossi juga menikmati manisnya kemenangan Piala Dunia bersama timnas Italia. Sebagai pesepakbola, Rossi dikenal memiliki tendangan super tajam dan memiliki kesadaran posisi yang tinggi sehingga sering bermain efektif meski skill yang dimiliki tidak secanggih kawan-kawannya.

Ketika Rossi sudah mengeksekusi tendangan penalti, siapapun kiper tim lawan pasti akan bergidik ngeri.

9.Roberto Baggio

Roberto Baggio adalah salah satu pemain tengah bertipe menyerang terbaik yang pernah dimiliki oleh timnas Italia. Pria berjuluk Il Divino Codino ini telah mencicipi rasanya bermain untuk berbagai tim papan atas Liga Italia.

Meski karirnya sempat mendapatkan sorotan tajam ketika memutuskan untuk hengkang dari Fiorentina yang sudah membesarkan namanya, untuk bergabung dengan rival seumur hidup, Juventus, Baggio tetap menjadi pemain kesayangan timnas Italia.

10.Giuseppe Meazza

Saking berharganya sosok seorang Giuseppe Meazza bagi persepakbolaan Italia, namanya ditasbihkan sebagai stadion kandang dua tim kota Milan, yaitu AC Milan dan Inter Milan.

Peppino sudah berhasil mencicipi dua kemenangan Piala Dunia yang begitu manis, dan dikenal sebagai striker timnas Italia yang paling ditakuti oleh semua timnas negara lain yang pernah menghadapinya di ajang Piala Dunia.

Tak kurang dari 242 gol dia ciptakan selama merumput di sebanyak 348 pertandingan bersama Inter Milan, sepanjang era 1927-1940.

10 Pemain Bernomor Punggung 10 Yang Paling Janggal

TAK selamanya nomor punggung 10 diberikan kepada pemain yang paling diandalkan tim, atau fantasista.

Nomor 10. Anda pasti langsung membayangkan tipe pemain hebat yang bisa mengubah jalannya pertandingan. Seorang penyihir, atau kata orang Italia, fantasista. Ferenc Puskas, Pele, dan Diego Maradona adalah sebagian pemain yang membesarkan mitos nomor punggung 10 sebagai nomor paling keramat dalam sebuah tim sepakbola.
Tapi, tak jarang nomor tersebut dipakai pemain-pemain “aneh”. Jauh dari kesan pemain andalan sebuah tim. GOAL.com Indonesia berupaya menyusun daftar sepuluh pemain paling janggal yang pernah mengenakan kostum bernomor punggung 10.

1. TOMMY DOCHERTY (SKOTLANDIA)

Tommy_Docherty

Pemberian nomor 10 kepada pemain belakang yang tampil untuk Piala Dunia 1958 ini terbilang janggal karena sistem penomoran skuad Tartan Army saat itu yang mendistribusikan nomor secara urut kepada para pemain per lini.

Setelah dua penjaga gawang tim diberikan nomor 1 dan 2, Docherty “terpaksa” kebagian nomor 10 karena kebetulan Skotlandia mengangkut delapan bek ke turnamen. Sistem pembagian seperti ini sepertinya tak perlu diributkan karena sepanjang sejarah, Skotlandia tak banyak mencetak pemain nomor 10.

2. LEE YOUNG-PYO (KOREA SELATAN)

LEE YOUNG-PYO

Tidak ada yang memerhatikan Korea Selatan sebelum Piala Dunia 2002. Jadi, barangkali ketika orang pertama kali menyaksikan nama Young-pyo dalam line-up tim Ginseng pada turnamen, mereka berharap aksi-aksi apik sang pemain dalam menggalang serangan di lini tengah. Saat pertandingan dimulai, boleh jadi mereka kecele, karena ternyata Young-pyo berposisi sebagai bek kiri.

3. CRISTIANO LUPATELLI (CHIEVO)

Di lingkungan sepakbola Italia yang konservatif, Chievo mengambil langkah sensasional dengan memberikan nomor punggung 10 kepada kiper mereka, Lupatelli. Musim 2001/02, Lupatelli tengah menanjak dan dianggap sebagai salah satu kiper terbaik di Italia. Dalam daftar ini, Lupatelli jadi yang terburuk karena menjadi pemain bernomor punggung 10 yang tak pernah menciptakan gol.

4. JOSE ANTONIO REYES (SPANYOL)

Meski tampil mengesankan saat masih membela Sevilla, karir Reyes mandek sejak pindah ke Arsenal. Kemampuannya boleh dibilang terlalu dibesar-besarkan. Terutama pada Piala Dunia 2006, ketika Reyes diserahkan seragam bernomor punggung 10 di timnas Spanyol. Padahal, masih ada pemain lain yang lebih pantas, misalnya Xavi atau Cesc Fabregas. Apalagi, Reyes jarang diturunkan sepanjang turnamen.

5. SIDNEY GOVOU (PRANCIS)

Prancis di bawah Raymond Domenech adalah kekacauan. Euro 2008 adalah buktinya. Rasi bintang sepertinya mengatakan kepada Domenech agar David Trezeguet dan Sebastien Frey dibiarkan menyaksikan turnamen dari rumah masing-masing. Susunan skuad yang diturunkan Domenech membingungkan dan memberikan hasil yang sangat, sangat buruk. Pada pertandingan terakhir melawan Italia, Domenech melamar kekasihnya dengan disiarkan langsung oleh televisi. Satu lagi, nomor warisan Zinedine Zidane diberikan kepada Govou…

6. LASSANA DIARRA (REAL MADRID)

Tanpa ragu, Lass adalah gelandang bertahan berkelas dunia yang dianggap sepadan dengan Claude Makelele. Tapi, perlu dipertanyakan jika klub sekelas Real Madrid memberikan nomor 10 kepada pemain Prancis ini. Masih ada pemain inspirasional lain seperti Kaka atau Cristiano Ronaldo yang bisa lebih dipercayakan memakai nomor keramat itu. Dari sisi komersil, berapa besar nilai jual nomor 10 dengan nama Lass di atasnya?

7. NICOLA BERTI (ITALIA)

Pasukan Azeglio Vicini pada Piala Dunia 1990 mungkin lebih berarti jika menyematkan nomor punggung 10 ke pemain yang benar-benar bisa memberikan inspirasi kepada tim, macam Giuseppe Giannini atau bahkan Roberto Baggio muda. Tapi, nomor sakti itu diberikan kepada pemain pesolek seperti Berti, yang lebih banyak menganggur di sisi lapangan sepanjang turnamen.

8. WILLIAM GALLAS (ARSENAL)

Ketika Dennis Bergkamp pensiun 2006 lalu, tak terduga nomor 10 diberikan kepada William Gallas. Bek Prancis yang direkrut dari Chelsea itu memang pemain hebat di sektornya, tapi melihat bek tengah bernomor punggung 10 membuat para pecinta sepakbola gemas. Terutama bagi mereka yang menginginkan pemberian nomor secara ideal.

9. ANDRIY VORONIN (LIVERPOOL)

Andriy Voronin Andriy Voronin of Liverpool gestures during the Carling Cup Quarter Final match between Chelsea and Liverpool at Stamford Bridge on December 19, 2007 in London, England.

Kalau pemberian nomor punggung dijadikan faktor penilaian kinerja pelatih, mungkin Rafael Benitez sudah terpental dari jabatannya di Liverpool jauh-jauh hari. Tak kunjung menemukan pemain yang tepat di bursa transfer membuat Rafa memberikan nomor 10 kepada Andriy Voronin. Selama dua musim, striker Ukraina itu hanya tampil 30 kali dan mencetak enam gol buat The Reds. Ketika Voronin dipinjamkan ke Hertha Berlin, nomor dibiarkan menganggur dan ketika Voronin kembali ke Anfield, nomor diberikan lagi. Rafa, oh Rafa…

10. PAULO SILAS (BRAZIL)

Untuk tim sekelas Brasil, nomor 10 berarti segalanya. Tapi, tidak terjadi pada Piala Dunia 1990. Nomor keramat tersebut diberikan kepada Paulo Silas, gelandang yang saat itu bermain untuk Sporting Lisbon. Silas mungkin menjadi refleksi pergantian generasi yang dialami Brasil saat itu. Zico dan Socrates gantung sepatu, sedangkan Rai de Souza Oliveira atau Rivaldo masih berkembang. Dalam skuad saat itu, mungkin Romario atau Careca layak disematkan nomor 10, tapi keduanya lebih memilih 11 dan 9, nomor keramat masing-masing.

Line Up 11 Pemain Legendaris Dunia

Sobat ZB kilas balik nih mengenang kembali pemain-pemain legendaris dunia mulai dari kiper sampai striker. mungkin sobat ZB ada yang belum mengetahuinya, nah disini akan dikupas selengkapnya ( emangnya buah ). lalu siapa sih
pemain-pemain legendaris tersebut ??? ini dia line up nya: 

PENJAGA GAWANG

Lev Yashin, Dia adalah Kiper kenamaan Uni Soviet, salah satu legenda hidup sepak bola , dijuluki Spiderman karna kepiawaiannya dalam menangkis bola, dan satu-satunya penjaga gawang yg mendapat penghargaan pemain terbaik eropa.

dikabarkan juga bahwa lev yashin selama karirnya telah menggagalkan 150 kali tendangan penalti. tidak keran bahwa namanya diabadikan dalam bentuk penghargaan yaitu Yashin award, gelar yang diberikan untuk kiper terbaik dunia saat ini..
DEFENDER
Giacinto Facheti, bek tangguh yang dimiliki oleh Italia, Mengawali karirnya sebagai pemain depan, Facchetti kemudian beralih menjadi salah satu bek paling efektif dalam sejarah sepakbola Italia.
Rentetan gelar yang dikoleksinya antara lain adalah Scudetto pada 1963, 1965, 1966, dan 1971; Coppa Italia 1978; Piala European Champions Club (sekarang Liga Champions) 1964 dan 1965; Piala Intercontinental 1964 dan 1965, serta pemenang Euro 1968. Hebatnya lagi, semua gelar klubnya diraih bersama satu klub yaitu Internazionale Milan 
Bobby Moore, Defender legendaris Inggris. Moore banyak dipuji karena kemampuannya dalam membaca arah pertandingan dan mengantisipasi pergerakan lawan. Ia bukan bek yang hanya mengandalkan tekel keras. Pele menyebutnya sebagai pemain bertahan paling jujur yang pernah dilawannya.
Pada 29 Mei 1963, ia menerima ban kapten timnas Inggris ketika baru berusia 22 tahun, dan menjadi kapten tim senior Inggris termuda sepanjang masa. Prestasi terbesarnya adalah membawa Inggris menjuarai Piala Dunia 1966.

Franz Beckenbauer, dijuluki sebagai “sang kaisar” . Sukses mengantarkan Jerman Barat Menjuarai Piala Dunia 1974 sebagai pemain Dan Piala Dunia 1990 sebagai pelatih. sebagai pemain beckenbauer  berposisi Sebagai Libero, pencipta taktik libero menyerang, sehingga tak salah jika banyak gol dihasilkannya meskipun ia seorang libero .

Ia dijuluki Der Kaiser (“Sang Kaisar”) karena gayanya yang anggun, kemampuannya memimpin, dan dominasinya di atas lapangan sepak bola, sebagai seorang libero.
Roberto Carlos, Terkenal dengan Tendangan Gledeknya, meskipun bertubuh mungil, Carlos adalah salah satu bek kiri terbaik dunia, ketangguhannya tidak diragukan lagi dalam menghalau bola. Roberto Carlos tampil di tiga Piala Dunia bersama Brasil. Selain membawa timnya ke final 1998, ia juga menjadi pemain kunci pada saat Brasil menang empat tahun kemudian.
Kontribusinya sebagai pengeksekusi tendangan bebas juga tidak bisa diremehkan, termasuk pada 3 Juni 1997, ketika ia mencetak gol dari jarak 35 m saat melawan Prancis.
Di Real Madrid, ia meraih empat gelar juara La Liga, tiga Liga Champions dan dua Piala Intercontinental. Ia juga merupakan salah satu dari enam pemain yang tampil lebih dari seratus kali di Liga Champions. Pele memasukkannya dalam daftar 125 pemain sepakbola terhebat sepanjang masa pada Maret 2004. Ia juga mendapat pengakuan sebagai legenda sepakbola internasional, dengan diberikannya Penghargaan Kaki Emas 2008.
MIDFIELDER
Pele, pemain sepak bola terhebat abad 20, memiliki skill yang tinggi hingga membawa Brazil juara dunia 3 kali.Berkat keberhasilannya tersebut, Brasil berhak atas Piala Jules Rimet. Pelé mendapatkan julukan O Rei atau Sang RajaDia lahir di Três Corações, Minas Gerais, Brasil. Pele Mencetak lebih dari 1000 gol sepanjang karirnya, tak heran dia di augrahi gelar pemain terbaik dunia abad ini mengalahkan Johan cruff dan Maradona.
Maradona memiliki fisik yang kekar dan kuat dalam menghadapi permainan fisik yang keras. Tubuhnya yang pendek dengan pusat gravitasi yang rendah memungkinkan dirinya melakukan sprint cepat sambil men-driblle bola.
Maradona adalah pengatur serangan dan seorang yang bermain untuk timnya, selain itu dia juga mempunyai skill yang tinggi dalam menguasai bola. Keahliannya yang tinggi dalam menguasai bola, membuatnya mudah melewati para penjaganya.
Hal ini dapat dilihat dalam golnya ketika melawan Inggris dalam Piala Dunia 1986 di Meksiko. Beberapa gerakantrademark Maradona diantaranya adalah melakukansprint di daerah sayap dan kemudian mengirimkan umpan tarik kepada rekan setimnya. Lainnya adalah tendangan Rabona yang menyilangkan kaki berlawanan di belakang kaki yang menguasai bola untuk menendang bola. Ia juga dikenal sebagai pengambil tendangan bebas yang akurat dan mematikan. Maradona sebagian besar menggunakan kaki kirinya dalam permainannya, bahkan jika bola berada di sebelah kanannya. Golnya ketika melawan Belgia dalam Piala Dunia 1986 memperlihatkan hal itu. Golnya melawan Inggris dalam piala dunia yang sama juga menunjukkan hal tersebut, Maradona menggunakan kaki kirinya ketika melewati pemain-pemain Inggris
Johan Cruyff, Legenda Sepak Bola Belanda dan Barcelona, mantan pemain Ajax Amsterdam.Cruyff Pemegang gelar Pemain Terbaik Eropa tiga kali, rekor yang dibaginya bersama Platini dan Marco van Basten.
Pada 1999, ia terpilih sebagai Pemain Terbaik Eropa Abad Ini versi IFFHS, dan hanya kalah oleh Pele di kategori Pemain Terbaik Dunia Abad ini. Selain dikenal karena sebagai penganut Total Football nomor satu, ia merupakan pemain yang sangat tenang menghadapi saat-saat sulit.

Zinedine Zidane , salah satu pemegang gelar pemain terbaik dunia 3 kali, prestasi terbaiknya bersama perancis ialah ketika Piala Dunia 1998, saat Perancis mnejadi tuan rumah, dengan mengantarkan negaranya menjadi juara dunia untuk kali pertama sepanjang sejarah Perancis.

Setelah penampilan yang sangat fantastis di Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000 tidak sedikit publik sepak bola yang menganggapnya sebagai pemain terbaik di dunia. Kelebihan dan keahliannya melakukan dribbling dan penguasaan bola sering membuat pemain lawan merasa frustasi karena sulitnya merebut bola darinya. Pelatih-pelatihpun beranggapan bahwa memaksakan man-to-man marking terhadap Zidane adalah pekerjaan sia-sia. Bahkan produsen olahraga asal Jerman Adidas membuat “formasi baru” yakni 4-Zidane-2.
STRIKER
Ferenc Puskas, Pemain Terbaik Hungaria sepanjang sejarah, Bersama timnas, ia mencatat rekor 84 gol dari 85 caps dengan kekuatan kaki kirinya yang mampu melepaskan tembakan secepat kilat.
Berhasil membawa timnas Hongaria mencapai final Piala Dunia 1954 meskipun ia dalam keadaan sakit namun tetap bermain dalam kondisinya yang payah. Meski kalah dalam pertandingan itu, tapi ia berhasil mencetak gol.
Semasa bermain bersama Real Madrid, ia pernah membawa tim ini tiga kali menjuarai kejuaraan Eropa. Ia berhenti bermain tahun 1967. Ketika wafat, ia mendapatkan penghormatan layaknya pahlawan dan dilakukan di Stadion Nasional. Namanya kemudian diabadikan untuk Stadion Puskás Ferenc di Budapest, ibu kota Hongaria.
Ronaldo, bernama lengkap Luís Nazário de Lima, merupakan pencetak gol terbanyak piala dunia saat ini, mengalahkan rekor milik Muller, salah satu peraih gelar pemain terbaik dunia 3 kali. Ronaldo membawa Brazil 2 kali menjadi juara dunia pada tahun 1994 dan 2002. Pada awal kariernya, Ronaldo adalah tipe penyerang murni dengan kemampuan sprint cepat yang menusuk pertahanan lawan sambil mendribel bola dan piawai dalam menyelesaikan umpan-umpan terobosan.
Kedua kaki Ronaldo merupakan senjata utamanya untuk mencetak gol demi gol, sementara kepalanya jarang di gunakan untuk mencetak gol walaupun fisiknya cukup tinggi (183 cm). Ronaldo juga mempunyai keunggulan fisik yang memungkinkan ia berduel dengan bek lawan dan mampu menahan bola ketika menunggu bantuan rekan-rekan setimnya.
Gaya ini terlihat jelas saat ia bermain untuk FC Barcelona dan pada musim pertamanya berkostum Inter Milan. Ketika ia bermain untuk Real Madrid ia sedikit mengubah gaya bermain dengan banyak mencari ruang kosong di antara bek dan melepaskan tendangan jarak jauh ke arah gawang.
Hal ini lebih dikarenakan fisik Ronaldo yang sudah tidak memungkinkannya untuk tetap bermain dengan gaya naturalnya seperti ketika mengawali karier. Kelebihan berat badan dan cedera yang terus menimpanya merupakan alasan bagi Ronaldo untuk mengubah gaya bermainnya.
Il Fenômeno juga merupakan pemain yang handal dalam menghadapi situasi bola mati, tercatat ia pernah menjadi penendang pinalti, tendangan bebas sampai tendangan penjuru. Ia juga pernah menyandang ban kapten ketika bermain membela Inter Milan dan dalam beberapa pertandingan bersama Seleção